September 22, 2016
No Comments

Sengatnya suhu pada siang hari serta beratnya aktivitas kita kerap membuat tubuh mengeluarkan keringat terlalu banyak. Tak cuma tubuh yang mengeluarkan keringat, kaki yang terbalut dengan alas kaki pun juga turut melakukan hal yang tak kalah hebohnya.

Keringat yang keluar dari kaki kerap kali mengakibatkan kaos kaki kita mengeluarkan aroma yang kurang sedap. Bau kaos kaki yang tak pantas ini pun akhirnya mengakibatkan Anda menjadi minder. Apalagi saat sedang berada di tengah-tengah keramaian aktivitas kita bersama rekan-rekan.

Sebenarnya, aroma kaos kaki yang tak pantas ini bukan cuma bersumber dari keringat yang keluar. Bau ini bisa juga disebabkan karena minimnya sirkulasi udara yang masuk. kurangnya sirkulasi angin menyebabkan bakteri ikut bersemayam di keringat yang sukar menguap.

Nah, untuk mengatasi kaos kaki agar tidak mengeluarkan bau sedap, berikut kami lampirkan tips yang semoga membantu.

1. Cari Kaos Kaki yang Bermaterial Tidak Kasar

Usahakan kaos kaki yang akan di pakai adalah kaos kaki yang berbahan kain lembut. Tak lain adalah karena dengan bahan yang halus ini berkarakter menyerap keringat dengan mudah.

Jika Anda menyukai sepatu dengan tipe yang tertutup, sangat disarankan untuk memakai kaos kaki yang terbuat dari bahan halus dan nyaman, seperti kain katun, spandex, silk, maupun kain sutera.

2. Jangan Pakai Kaos Kaki Saat Kaki Masih Lembab

kaus-kaki

Kondisi kaki yang sedang lembab akan menjadikannya sebagai area terbaik bagi bakteri yang ikut hinggap pada keringat. Usahakan saat mengenakan kaos kaki, jangan sampai kondisi kaki kita sedang dalam keadaan masih lembab. Tunggu sampai kaki Anda kering barulah kita bisa menggunakan kaos kaki.

3. Pakailah Sepatu yang Longgar dan Memiliki Rongga

Saat akan menggunakan alas kaki, usahakan sepatu yang kita kenakan tidak terlalu sempit. Sepatu yang terlalu sempit, akan membuat tidak adanya sirkulasi angin yang masuk. Jadinya, kaki kita pun akan jadi ‘sumpek’, dan memancing keringat untuk kelaur. Pakailah alas kaki yang longgar dan menyediakan banyak rongga agar sirkulasi angin yang lebih baik.

4. Cuci Kaki dengan Lemon Tea atau Salty Water

Manfaat teh lemon bukan cuma untuk diminum, tapi ia juga mengandung kegunaan lain. Sama halnya dengan garam. Garam juga tidak cuma berguna untuk menjadi penyedap makanan. Baik teh lemon ataupun garam termasuk campuran cukup ampuh untuk menyingkirkan bau kaki yang kurang sedap.

Nah, untuk mencegah kaos kaki agar tidak memiliki aromatak enak, cukup masukkan kaki kita ke dalam rendaman air yang telah dimasukkan garam atau teh bekas dengan ditambah dengan lemon. Masukkan kaki kisaran waktu setengah jam. Air garam ini berguna untuk menghalau kutu air dan menyingkirkan bakteri penyebab bau tak seronok pada kaki.

Untuk hasil yang lebih maksimal, lakukan hal tersebut secara terus menerus. Setidaknya sepekan sekali. Apalagi jika kita adalah orang yang mengenakan sepatu dengan durasi yang terbilang lama.

5. Cuci Kaos Kaki Secara Berkala

bau-kaki

Membersihkan kaos kaki sejatinya sangatlah mudah. Anda Cuma perlu merendamnya dengan air berdetergen selama 30 menit agar aroma tak sedap dan kotorannya hilang. Rendamlah pada suhu air sekitar di angka 30 derajat celcius. Pantang gunakan air hangat agar kaos kaki tidak menyusut atau jadi mulur.

Setelah direndam, bilaslah kaos kaki dengan lembut pada semua sektor kaos kaki. Akan tetapi jangan sampai memerasnya terlalu kencang agar tidak merenggangkan karet pada kaos kaki. Sehabis dicuci, lakukan penjemuran sampai kering di jemuran yang terbuka. Jika Anda membersihkannya dengan mesin cuci, usahakan untuk tidak menggunakan mesin pengering. Karena kolor pada kaos kaki akan beresiko melar jika terpapar panas.

6. Rendam Kaos Kaki pada Softener

Setelah dicuci, rendam kaos kaki tersebut di dalam pewangi pakaian. Pewangi ini berguna sebagai penghalus serta memberikan bau segar yang lebih lama.

Apabila hal ini benar dipraktekkan, dijamin kaos kaki yang Anda kenakan akan menjadi wangi sepanjang hari. Namun harum dari softener ini tidak akan bertahan lama, jika pemakaian sepatunya begitu sempit dan tidak menyisakan rongga angin untuk sirkulasi.

7. Jemur Kaos Kaki dengan Posisi Terbalik dan Jemur sampai Benar-Benar Kering

Sehabis direndam dengan softener, jemur kaos kaki dengan cara dibalik. Bagian dalam kaos kaki dibalik di luar, dan bagian luar menjadi ke dalam.

Teknik penjemuran ini berguna untuk menjaga gambar dari kaos kaki Anda agar tidak menghilang. Tak lupa untuk menjemurnya sampai benar-benar kering. Jika kaos kaki masih dirasa lembab dan belum kering benar, jangan dipakai terlebih dahulu.

Kaos kaki yang belum kering ketika digunakan cuma akan menimbulkan aroma yang tidak enak. Tidak mau kan orang-orang di sekitar kita terganggu dengan bau kaos kaki kita?

8. Haram Mengenakan Kaos Kaki Lebih dari Sehari

Kaos kaki yang kita gunakan kalau bisa jangan sampai dipakai selama lebih dari satu hari. Sering-seringlah membersihkan kaos kaki secara rutin.

Penggunaan kaos kaki secara selang-seling untuk menghindari dari bakteri keringat yang ada. Aktif mengganti kaos kaki dan mencucinya tak cuma menghindari kaos kaki agar tidak beraroma busuk, namun juga untuk menjaga kesehatan kaki.

Seperti itulah tips-tips yang bisa dicoba untuk mencegah agar kaos kaki kita tidak bau. Bau yang kurang sedap pada kaki hanya akan membatasi interaksi Anda pada pergaulan dengan kawan-kawan. Yuk rajin-rajin menjaga kaos kaki kita agar tidak mengeluarkanbau tak enak.

admin

    Your Turn To Talk

    Leave a reply:

    Your email address will not be published.